Kota Bandung (KEMENAG)
Menyambut bulan suci Ramadan Tahun Ajaran 2025/2026, MTsN 2 Kota Bandung resmi memberlakukan alokasi waktu pembelajaran khusus bagi seluruh siswanya. Berbeda dengan hari biasa, kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 07.45 WIB yang diawali dengan tradisi Tadarus bersama. Langkah ini diambil untuk menjaga ritme ibadah siswa sembari tetap mengejar target kurikulum dengan suasana yang lebih religius dan kondusif.
Salah satu terobosan menarik dalam jadwal Ramadan kali ini adalah adanya alokasi waktu khusus untuk Istirahat atau Tidur Qailulah (tidur siang singkat). Berdasarkan jadwal resmi, seluruh siswa diberikan waktu untuk beristirahat atau tidur qailulah pada pukul 11.40 hingga 12.00 WIB, tepat sebelum pelaksanaan Salat Zuhur berjamaah atau Salat Jumat. Praktik ini merujuk pada sunnah Nabi yang dipercaya dapat mengembalikan energi.
Kepala MTsN 2 Kota Bandung, Tendi Setiadi, menjelaskan penyesuaian jadwal ini, “Kami ingin Ramadan di madrasah tidak menjadi beban, melainkan momen yang dirindukan. Adanya sesi tidur qailulah adalah upaya kami memfasilitasi fisik siswa agar tetap bugar meski sedang berpuasa,” ujar Tendi Setiadi, pada Senin (23/2/26).
Meskipun terdapat penyesuaian waktu, struktur jam pelajaran tetap terjaga dengan total 48 JP per pekan untuk kelas VII serta 46 JP untuk kelas VIII dan IX. Khusus pada hari Jumat, pembelajaran berakhir lebih awal setelah pelaksanaan Salat Jumat pada pukul 12.30 WIB. Dengan manajemen waktu yang tertata ini, MTsN 2 Kota Bandung optimis dapat mencetak siswa yang tangguh dalam menjalankan kewajiban ibadah selama bulan mulia.
Kontributor: Anis Lathifah Ulfah




